Selamat datang diblog saya... Terima kasih sudah mengunjungi! Jangan lupa? Tinggalkan komentar anda...

Sabtu, 07 Januari 2012

10 Pemimpin Negara Terkorup

10 Pemimpin Negara Terkorup Sejagat

Melihat korupsi pasti membuat sebagian besar dari kita jijik dan muak. Orang pintar bilang "Korupsi akan subur bila pemimpin suatu negara memiliki kekuasaan tak terbatas." Mari kita lihat seberapa dahsyat level korupsi dari para pemimpin negara. Dari 10 Pemimpin Negara Terkorup Sejagat ini bisa dilihat bahwa korupsi memang benar subur di negara yang dipimpin oleh para diktator atau minimal kondisi pemerintahan yang lemah dalam hal check and balance.

Peringkat ini dibuat atas laporan Lembaga Transparansi International.

Selengkapnya...

UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2012

Sebentar lagi UN 2012 akan datang persiapan demi persiapan dilakukan oleh kita mulai dari belajar kelompok bersama hingga mencari tempat les yang terbaik untuk dapat memperoleh nilai yang terbaik. 
Berikut jadwal UN SMP/MTs 2012 














berikut Kisi-Kisi UN 2012 Download disini

sumber : http:// ujiannasional.org/



Selengkapnya...

Minggu, 08 Mei 2011

Biografi Prof.YO

Prof. Yohannes Surya yang sering disapa Prof.YO adalah seseorang fisikawan Indonesia. Juga sebagai seorang pembimbing anak-anak berprestasi TOFI (Tim Olimpiade Fisika Indonesia)dan laki-laki kelahiran Jakarta, 6 November 1963 juga berperan aktif dalam pelatihan Matematika dan Fisika GASING (GAmpang,AsyIk,menyenaNGkan atau GAk bikin puSING).

# Pendidikan
Beliau mulai memperdalam jurusan Fisika MIPA UI (Universitas Indonesia) hingga tahun 1986 dan hingga tahun 1988 beliau mengajar di SMAK 1 Penabur Jakarta dan selanjutnya menempuh program Master dan Doktornya di College of William and Mary, Virginia, Amerika Serikat. Program Masternya (S3) diselesaikan pada tahun 1990 dan program doktornya di tahun 1994 dengan predikat cum laude. Setelah mendapatkan gelar Ph.D (Philoshopy of Doktor).Prof.Yohanes Surya menjadi Consultant of Theoretical Physics di TJNAF/CEBAF (Continous Electron Beam Accelerator Facility) Virginia – Amerika Serikat (1994).Walaupun beliau sudah punya Greencard (izin tinggal dan bekerja di Amerika Serikat), Prof.Yohanes Surya pulang ke Indonesia dengan tujuan ingin mengharumkan nama Indonesia melalui Olimpiade Fisika (semboyannya waktu itu adalah “Go Get Gold”) serta mengembangkan fisika di Indonesia.

#TOFI
Disamping beliau melatih dan memimpin TOFI (Tim Oimpiade Fisika Indonesia)beliau juga seorang peneliti dan pengajar Prog.Pasca Sarjana (S2) UI bidang Fisika Nuklir (1995-1998)Dari tahun 1993 hingga 2007 siswa-siswa binaannya berhasil mengharumkan nama bangsa dengan menyabet 54 medali emas, 33 medali perak dan 42 medali perunggu dalam berbagai kompetisi Sains/Fisika Internasional. Pada tahun 2006 seorang siswa binaannya, Jonathan Pradana Mailoa, berhasil meraih predikat "The Absolute Winner" (Juara Dunia) dalam International Physics Olympiad (IphO) XXXVII di Singapura.
Sejak tahun 2000, Yohanes Surya banyak mengadakan pelatihan untuk guru-guru fisika dan matematika di hampir semua kota besar di Indonesia, di ibukota kabupaten/kotamadya, sampai ke desa-desa di seluruh pelosok Nusantara, termasuk pesantren-pesantren. Untuk mewadahi pelatihan-pelatihan ini Yohanes Surya mendirikan Surya Institute. Pada tahun 2009 Surya Institute bekerja sama dengan pemerintah daerah, World Vision Internasional, serta Lembaga Nobel Indonesia mempersiapkan sejumlah siswa dari beberapa daerah di Provinsi Papua untuk mengikuti olimpiade sains atau matematika di tingkat nasional dan internasional.

Dalam dunia pendidikan Indonesia
Prof.Yohanes Surya merupakan penulis produktif untuk bidang Fisika/Matematika. Ada 68 buku sudah ditulis untuk siswa SD sampai SMA. Selain menulis buku, ia juga menulis ratusan artikel Fisika di jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional, harian KOMPAS, TEMPO, Media Indonesia dan lain-lain. Ia juga pencetus istilah MESTAKUNG (seMESTA alam menduKUNG) dan tiga hukum Mestakung, serta pencetus pembelajaran Gasing (GAmpang, AsyIk, MenyenaNGkan).

Selain sebagai penulis, prof.Yohanes Surya juga sebagai narasumber berbagai program pengajaran Fisika melalui CD ROM untuk SD, SMP dan SMA. Ia juga ikut memproduksi berbagai program TV pendidikan diantaranya Petualangan di Dunia Fantasi dan Tralala-trilili di RCTI.

Prof.Yohanes Surya Ph.D adalah guru besar fisika dari Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Ia pernah menjadi Dekan Fakultas Sains dan Matematika Universitas Pelita Harapan, Kepala Promosi dan Kerjasama Himpunan Fisika Indonesia (2001-2004), juri berbagai lomba sains/Matematika (XL-com, L’oreal, UKI dsb.), anggota Dewan Kurator Museum Iptek Taman Mini Indonesia Indah, salah satu founder The Mochtar Riady Institute, anggota Dewan Wali Amanah Sekolah Tinggi Islam Assalamiyah Banten. Selain itu Prof. Yohanes Surya pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Multimedia Nusantara (Kompas Gramedia Group) hingga akhir 2010, serta aktif mengkampanyekan Cinta Fisika (Bali Cinta Fisika, Kalbar Cinta Fisika dsb) diseluruh Indonesia.

Dalam organisasi internasional
Prof.Yohanes Surya berkiprah dalam berbagai organisasi internasional sebagai Board member of the International Physics Olympiad, Vice President of The First step to Nobel Prize (1997-sekarang), penggagas dan president Asian Physics Olympiad (2000-sekarang), Chairman of The first Asian Physics Olympiad, di Karawaci, Tangerang (2000), Executive member of the World Physics Federation Competition, Chairman of The International Econophysics Conference 2002, Chairman the World Conggress Physics Federation 2002, Board of Experts di majalah National Geographic Indonesia serta menjadi Chairman of Asian Science Camp 2008 di Denpasar, Bali.
Dia juga pernah mendapatkan penghargaan Anugrah Lencana Satya Wira Guna dari Presiden RI Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono (2006), Penghargaan Kreativitas dari yayasan pengembangan Kreatiitas (2005),EBAF/SURA award AS ’92-93 (salah satu mahasiswa terbaik dalam bidang fisika nuklir pada wilayah tenggara Amerika)dan masih banyak lagi penghargaan yang diterima oleh Prof.Yohannes Surya Ph.D

Pada tahun 2010, Prof. Yohanes Surya mulai merintis pembangunan gedung Surya Research Education Center, sebuah gedung pusat penelitian dan pendidikan, khususnya dibidang Matematika dan Fisika. Gedung yang diresmikan pada tanggal 29 maret 2011 ini, berada di kawasan Summarecon Serpong, Tangerang. Nantinya gedung ini akan dipakai untuk pelatihan bagi mereka yang ikut olimpiade sains atau matematika, pelatihan guru dan pelatihan anak-anak Papua.
Selengkapnya...

Internet kata yang tidak asing ditelinga masyarakat dan hampir semua orang tahu juga pernah menggunakannya.Internet merupakan salah satu alat komunikasi global dan alat komunikasi paling canggih saat ini.
Internet secara sederhana adalah jaringan dari jaringan (Networks of Networks) dan secara Harfiah (bahasa)Internet merupakan singkatan dari Interconnected Network yang artinya jaringan yang saling terhubung satu sama lainya.
Didalam internet juga terdapat protocol-protokol yang sering digunakan seperti:


1.IP ( Internet Protocol)
2.UDP ( User Datagram Protocol)
3.TCP ( Transmission Control Protocol)
4.ICMP ( Internet Control Message Protocol)
5.POP3 ( Post Office Protocol versi 3)
6.IMAP ( Internet Message Access Protocol)
7.SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol)
8.FTP ( File Transfer Protocol)
9.HTTP ( Hypertext Transfer Protocol)
10.TelNet ( Telecommunication Network) DLL.
disamping sebagai alat komunikasi global Internet juga memiliki banyak manfaat dan kerugian.
Anak-anak sedang mengakses internet 


# Manfaat Internet
1. Memperoleh Informasi
Informasi yang dapat diperoleh dari Internet mulai dari informasi yang dapat dipercaya hingga informasi yang menebar fitnah pun ada di Internet.
2.Mengobrol
 Mengobrol disini maksudya adalah Chatting yaitu Aplikasi yang dapat digunakan untuk mengobrol dengan oranglain tanpa tatap muka dan berlangsung di Internet.
3. Berdiskusi
Internet juga tidak hanya untuk memperolrh informasi dan alat komunikasi global internet juga sebagai alat yang digunakan untuk proses belajar mengajar (E-Learning) semisal dalah berdiskusi (kaskus.com)
4. Transaksi perdagangan
JIka di dunia nyata ada transaksi Perdagangn Ininternet pun juga ada Transaksi perdagangan bedanya jika transaksi perdagangan didunia nyata bisa langsung tatap muka dan langsung keToko yang dituju tapi, di Internet transaksi perdagangannya melalui Toko online dan pembayaranya melalui kartu kredit (ATM).
dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

# Kerugian
1. Kecanduan
Banyak anak yang kecanduan dengan Internet dikarenakan mereka ingin menelusuri Internet lebih jauh lagi.
2. Malas
efek negatif lainnya adalah malas malas disini tidak mau beraktifitas karena Informasi Internet yang disuguhkan sangat menarik mereka tidak mau meninggalkan mengakses Internet dan meninggalkankan tugas mereka yang diberikan orang tua mereka.
3.Boros
Anak yang selalu berinternet terkadang uang jajanya dihabiskan hanya untuk bermain Internet saja tanpa memikirkan tentang masa depannya.
4. Kesehatan menurun
Kesehatan mereka menurun dikarenakan mereka selalu didepan komputer terus yang menjadikan kesehatan mata mereka menurun da kesehatan badanpun ikut menurun.

cara mencegah :
1. Buatlah jadwal Berinternet ( 1 kali seminggu atau 4 kali sebulan)
2. Jangan sisihkan uang jajan untuk bermain internet semua sisihkan sedikit uang jajan untuk ditabung.
3. Jangan terlalu lama bermain Internet ( 1 jam saja)
4. Berhentilah bermain Internet jika mata,tangan, punggung sudah lelah dan segera beristirahat sejenak.
5. Bukalah internet seperlunya saja dan jangan berlebihan dalam mengaksesnya
Selengkapnya...

Minggu, 10 April 2011

Biografi Isaac Newton

Isaac Newton dikenal sebagai salah seorang ilmuwan terbesar sepanjang masa. Yang tidak begitu diketahui orang adalah imannya yang sangat teguh kepada Allah dan keyakinannya bahwa penelitian ilmiah membawa orang kepada pengenalan yang lebih dalam tentang Allah, Pencipta jagat raya ini.

Perjuangan Masa Muda

Isaac Newton lahir di Woolthorpe, Lincolnshire, Inggris, pada Natal tahun 1642. Pada malam yang dingin itu, bayi yang lahir prematur itu tampaknya tidak mungkin bertahan hidup. Namun, perlahan-lahan dia bertambah besar dan kuat. Tapi tahun-tahun pertama hidupnya merupakan perjuangan yang sulit. Dua minggu sebelum Isaac lahir ibunya menjadi janda. Meskipun dibantu neneknya, ibunya tetap kesulitan merawat Isaac karena sang ibu juga harus mengurus ladang dan peternakan mereka, sementara Perang Saudara masih berkecamuk di Inggris waktu itu.
Beberapa tahun kemudian, ibunya menikah dengan seorang pendeta dari Desa North Witham, tidak jauh dari tempat tinggal mereka, tapi Isaac tetap tinggal di Woolthorpe dengan neneknya. Dia sering mengunjungi ibunya dan dengan lahap membaca buku-buku dari perpustakaan ayah tirinya, selain membaca Alkitab secara teratur.
Isaac kemudian bersekolah di King's College di Grantham, tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ia anak yang rajin dan suka belajar. Ketimbang bermain-main seperti anak laki-laki lainnya, ia lebih suka membuat model-model kincir angin atau kereta. Bukan hanya ukuran mainan itu proporsional, bahkan semua komponennya juga bisa berfungsi.

Untuk kedua kalinya ibunya menjadi janda tatkala Isaac berumur 14 tahun. Isaac berhenti sekolah karena ia harus bekerja di ladang dan di peternakan untuk menghidupi ibunya dan ketiga adik tirinya yang lebih muda dari dia. Tentu Isaac sangat kehilangan sekolahnya dan ibunya menyadari itu. Ketika King's College bersedia membebaskan biaya sekolah Isaac karena kepandaian dan keadaan keluarganya yang miskin, Isaac kembali sekolah sampai selesai. Semua guru dan temannya mengagumi pengetahuan Isaac tentang Alkitab.

Kemudian Isaac melanjutkan pendidikannya ke Trinity College di Universitas Cambridge dengan niat menjadi pendeta gereja Inggris. Lagi-lagi, ia mengalami kesulitan hidup. Untuk membiayai sekolahnya, ia terpaksa melakoni berbagai pekerjaan hingga berjam-jam setiap hari, termasuk bekerja untuk profesornya. Pengetahuan Isaac tentang Alkitab tetap mengesankan orang-orang di sekitarnya.
Metode Eksperimen

Pada masa itu gagasan para cendekiawan Yunani masih menguasai apa yang diajarkan dalam bidang ilmu sehingga temuan ilmiah mutakhir sebagian besar diabaikan. Ini sangat menjengkelkan Isaac yang sangat yakin bahwa gagasan dalam bidang ilmu harus diuji dan baru diterima jika kegunaannya dapat dibuktikan. Dia sepenuhnya mendukung metode eksperimen dalam ilmu.

Isaac lulus tahun 1665, tak lama sebelum wabah pes yang dikenal sebagai Black Death melanda London. Semua universitas ditutup selama wabah merajalela. Isaac kembali ke peternakan keluarganya yang sekarang diurus oleh adiknya. Di situ, Isaac melanjutkan studi dan penelitiannya mengenai teorema binomial, cahaya, teleskop, kalkulus, dan teologi. Dia juga menyelidiki gaya berat bumi setelah, kata orang, melihat buah apel jatuh dari pohon di kebunnya. Tapi dia baru bisa memecahkan teka-teki ini beberapa tahun kemudian. (Beberapa pakar mempertanyakan kebenaran cerita "buah apel" tersebut.)

Revolusi dalam Matematika

Newton menerapkan teorema binomialnya pada deret tak hingga dan dari situ mengembangkan kalkulus, bentuk matematika baru yang revolusioner. Dengan kalkulus ini, untuk pertama kalinya orang bisa menghitung dengan cermat luas bidang di dalam suatu ruang berisi lengkung, dan menghitung laju perubahan suatu kuantitas fisik terhadap kuantitas fisik lainnya.

Sistem matematika serupa juga dikembangkan oleh ahli matematika Jerman, Gottfried Leibniz. Ini menyebabkan timbulnya perdebatan tentang siapa yang lebih dulu menemukan sistem tersebut. Kedua belah pihak saling menuduh telah mencuri hasil kerja pihak lain. Perdebatan itu berlangsung cukup lama dan itu merupakan masa yang penuh tekanan baik bagi Newton maupun Leibniz. Baru beberapa tahun kemudian disepakati bahwa keduanya mengembangkan kalkulus sendiri-sendiri pada waktu yang hampir bersamaan. Tidak ada yang berlaku curang.

Optik

Ketika Universitas Cambridge dibuka kembali, Newton melanjutkan pendidikannya untuk memperoleh gelar sarjana, sambil mengajar dan melakukan penelitian.

Dia menggunakan prisma untuk menunjukkan bahwa cahaya matahari terdiri atas berbagai warna, yang kita kenal sebagai warnawarni pelangi. Ini membuktikan bahwa pendapat orang Yunani kuno mengenai cahaya adalah keliru. Pada masa Newton, perkembangan astronomi sangat terhambat oleh lensa teleskop yang menguraikan sebagian cahaya matahari menjadi warna-warna yang tak diinginkan sehingga mengaburkan pandangan. Meskipun bukan orang pertama yang mempertimbangkan penggunaan cermin lengkung sebagai pengganti lensa, Newtonlah yang pertama berhasil membuat teleskop dengan menerapkan asas ini--asas yang sampai sekarang masih dipakai dalam banyak jenis teleskop.

The Royal Society

Tahun 1672 Newton diterima sebagai anggota Royal Society--kelompok ilmuwan yang mengabdikan diri kepada metode eksperimental. Kepada kelompok ini, dia menyumbangkan salah satu teleskopnya yang baru bersama temuannya tentang cahaya. Kelompok ini membentuk sebuah komisi, dipimpin oleh Robert Hooke, untuk menilai temuan-temuan Newton. Hooke dipekerjakan oleh Royal Society untuk menguji coba temuan-temuan baru. Namun, karena Hooke mempunyai gagasan sendiri tentang cahaya, ia jadi enggan menerima kebenaran temuan Newton. Ini membuat Newton heran dan kecewa sehingga dia memutuskan tidak akan memublikasikan temuannya lagi.

Meskipun kadang dikatakan bahwa Newton terlalu sensitif terhadap penilaian atas karyanya, sebenarnya dia hanya cemas kalau waktu yang dipakai untuk menguji coba temuan itu akan menghambatnya membuat temuan baru.

Campur Tangan Politik

Isaac Newton hidup pada masa politik, agama, dan pendidikan belum terpisah. Waktu itu Raja Charles II memerintahkan agar, setelah tujuh tahun, setiap pengajar di sekolah-sekolah seperti Trinity College, tempat pendidikan para pendeta Gereja Anglikan, harus juga ditahbiskan sebagai pendeta Gereja Anglikan. Termasuk orang-orang seperti Newton yang hanya mengajar matematika dan ilmu alam, bukan teologi.

Meskipun sangat taat beragama, Newton tidak sepenuhnya setuju dengan beberapa doktrin Gereja Anglikan. Jadi, nuraninya tidak membenarkan dirinya ditahbiskan menjadi pendeta gereja tersebut. Dia bahkan sangat menentang keterlibatan politik dalam urusan agama dan pendidikan. Satu-satunya jalan supaya Newton bisa tetap mengajar adalah jika raja memberi pengecualian kepadanya. Tapi orang lain yang pernah minta hal yang sama ternyata ditolak.

Unjuk Rasa Mendukung Newton

Newton berangkat ke London dan selama satu minggu memperjuangkan kasusnya di hadapan raja. Selama di London, dia berkesempatan mengenal lebih baik ilmuwan-ilmuwan lain di Royal Society, demikian sebaliknya. Mereka yang selama ini hanya mengenal Newton dari surat-suratnya untuk membela temuannya, menyadari kekeliruan mereka menafsirkan sikap percaya diri Newton sebagai tanda kesombongan. Mereka jadi tahu bahwa sikap tidak sabar Newton semata-mata didorong keinginannya untuk cepat-cepat melanjutkan penelitian baru. Setelah para ilmuwan itu tahu bahwa Newton sebenarnya ramah dan peduli pada orang lain, mereka bangkit mendukungnya. Untung bagi Newton dan ilmu pengetahuan, permintaannya untuk melanjutkan tugas di Trinity College tanpa harus menjadi pendeta, dikabulkan raja.

Gaya Berat

Pada zaman Newton banyak orang percaya takhayul, sehingga takut terhadap segala sesuatu yang tidak dipahami -- misalnya kemunculan komet, dianggap sebagai pertanda datangnya malapetaka. Bahkan para ilmuwan umumnya menganggap gerakan planet-planet dan gerakan benda di bumi sebagai hal yang terpisah. Sebaliknya, Newton berpendapat bahwa karena yang menciptakan langit dan bumi adalah Allah yang sama, keduanya mesti diatur oleh hukum yang sama.

Tahun 1684, Newton mulai memikirkan gaya berat. Dia mengembangkan teori gravitasi universalnya yang menggunakan apa yang kemudian dikenal sebagai hukum kuadrat terbalik. Dia mengembangkan tiga hukum gerak dan membuktikan secara matematis, bahwa hukum yang sama bisa diterapkan baik kepada benda angkasa maupun benda di bumi. Iman kristianinya menuntun pikirannya ke arah yang benar.

Ketika Newton sedang menyelidiki gerakan planet, dengan jelas dia merasakan bimbingan tangan Tuhan. Dia menulis, "Sistem matahari, planet, dan komet yang begitu indah, hanya bisa berasal dari pemikiran dan kekuasaan suatu hakikat yang cerdas ... hakikat ini menguasai semua hal ... Tuhan dari semuanya." (1)

Sekali lagi Newton menghadapi masalah dengan saingan lamanya, Robert Hooke. Beberapa ilmuwan percaya bahwa hukum kuadrat terbalik mungkin berlaku, tapi mereka tidak bisa membuktikan bahwa hukum ini akan menghasilkan orbit elips seperti yang digambarkan oleh pakar astronomi Jerman, Johannes Kepler. Hooke membual bahwa dia bisa, tapi ternyata dia juga gagal. Ketika Newton berhasil, Hooke ingin ikut mendapat pengakuan.

Karena tidak ingin dianggap berpihak, selain tidak adanya dana, Royal Society enggan menerbitkan karya besar Newton Principia Mathematica. Namun, seorang teman Newton, pakar astronomi Edmond Halley, secara pribadi membantu membiayai penerbitan buku tersebut dalam tiga tahap pada tahun 1687. (Halley kelak memakai Hukum Newton dalam kajiannya mengenai komet yang seperti planet-planet, berorbit mengelilingi matahari dengan jalur elips.)
Download Principia Naturalis Principia Mathematica disini
Menentang Raja

Sesudah tahun 1685, lagi-lagi Newton menghadapi masalah karena raja ingin mencampurbaurkan politik, agama, dan pendidikan. James II, raja baru, ingin agar Trinity College menganugerahkan gelar kepada orang-orang yang menganut paham agama yang sama dengan dia, sekalipun tidak berhak. Karena perguruan tinggi ini menolak, Newtonbersama delapan koleganya dibawa ke Pengadilan Tinggi dengan tuduhan yang dibuat-buat. Meskipun tuduhan ditolak, peristiwa itu membuat kesembilan orang tersebut sangat tertekan.

Tapi meskipun sepanjang hidupnya Newton mengalami banyak kesulitan dan perjuangan berat, dia tidak kecewa. Sebaliknya, seperti tampak dari kata-katanya, justru dia makin dekat kepada Allah. "Pencobaan adalah obat yang diberikan oleh Dokter kita yang maha murah dan arif karena kita memang memerlukannya; dan Dia sendiri yang menjatahkan seberapa sering dan seberapa berat pencobaan itu, sesuai kebutuhan kita. Mari kita memercayai kepiawaian-Nya dan berterima kasih untuk resep yang diberikan." (2)

Tahun-Tahun Kemudian

Isaac Newton mewakili Universitas Cambridge sebagai Anggota Parlemen tahun 1689 dan 1690. Tahun 1690 kesehatannya memburuk. Ini mungkin karena gangguan saraf akibat kerja bertahun-tahun dan seringnya ia mengalami ketegangan. Akhirnya memang dia sembuh sama sekali. Selama beberapa tahun kemudian, Newton mewujudkan apa yang menjadi cintanya yang kedua: membaca Alkitab. Buku-buku yang dia tulis antara lain Chronology of Ancient Kingdoms dan Observations Upon the Prophecies of Daniel.

Tahun 1696, pemerintah mengangkatnya menjadi Pelindung Mata Uang. Tugasnya adalah mengawasi penggantian mata uang Inggris yang telah tua dan rusak dengan mata uang baru yang lebih tahan lama. Dia juga bertanggung jawab membongkar jaringan pemalsu uang.

Tahun 1701, Newton kembali menjadi anggota Parlemen. Dua tahun kemudian dia terpilih sebagai presiden Royal Society. Terpilihnya ia terus untuk jabatan itu setiap tahun sepanjang hidupnya, menunjukkan betapa rekan-rekannya sesama ilmuwan sangat menghormatinya. Setelah kembali ke dunia ilmu, Newton menerbitkan karya pertamanya mengenai cahaya. Buku Opticks (Optik) memuat temuan-temuannya mengenai optik dan saran-saran untuk penelitian lebih lanjut. Negara secara resmi mengakui karya-karyanya tahun 1705 ketika ia menjadi orang pertama yang dianugerahi gelar kebangsawanan karena prestasinya dalam bidang ilmu.

Newton meninggal tahun 1727, dalam usia 84 tahun. Dia mendapat kehormatan dimakamkan di Westminster Abbey.

Tidak diragukan lagi, Isaac Newton adalah salah seorang ilmuwan terbesar. Sumbangannya banyak dan beragam, termasuk gagasan-gagasan revolusioner dan perekayasaan hal-hal praktis. Karyanya tentang fisika, matematika, dan astronomi tetap penting sampai sekarang. Ia terkenal karena sumbangannya ini. Namun, Newton tetap rendah hati. Dia mengakui bahwa keberhasilannya itu semata-mata karena Tuhan. Katanya, "Semua temuan saya adalah jawaban atas doaa saya.



Selengkapnya...

Senin, 04 April 2011

Besaran Pokok dan Turunan

Fisika adalah suatu cabang Ilmu Pengetahuan(Sains) selain Kimia, Biologi, Astronomi,dan Geologi.Ilmu ini memerlukan banyak sekali pengukuran, misalnya: Panjang,Luas,Berat,Massa,Kecepatan,Waktu,Suhu dll. Semua besaran fisika dalam mekanika dapat dinyatakan dengan tiga besaran pokok, yaitu :   
1. Panjang;
2. Massa;
3. Waktu.
Yang dimaksud dengan dimensi besaran ialah cara besaran itu disusun oleh besaran pokok, misalnya:
- Panjang : dapat dinyatakan dalam km,m, dm, cm dsb, yaitu besaran satuan yang dapat diubah jika,mempunyai satuan yang sama dimensinya.
Selengkapnya...